TENTANG DEBIAN
Proyek Debian
|
|
Keluarga
|
|
Status terkini
|
Current
|
Model sumber
|
|
Rilis perdana
|
16 Agustus 1993; 20 tahun yang lalu
|
Metode pemutakhiran
|
|
Pengelola paket
|
|
Dukungan platform
|
|
Antarmukabawaan
|
|
Situs web resmi
|
|
Debian adalah sistem operasi komputer
yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat
lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public
License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas
sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan
distribusi Linux yang populer dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan
akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk
instalasi dan digunakan.
Debian terkenal dengan sikap tegas
pada filosofi dari Unix dan perangkat lunak bebas. Debian dapat digunakan pada
beragam perangkat keras, mulai dari komputer jinjing dan desktop hingga
telepon dan server. Debian fokus pada kestabilan dan keamanan. Debian banyak
digunakan sebagai basis dari banyak distribusi GNU/Linux lainnya.
Sistem operasi Debian merupakan
gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga
populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan
kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan
kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu,
Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang
paling banyak digunakan di dunia.[3]
Organisasi
Proyek Debian ditata kelola oleh the Debian Constitution dan the Social Contract yang menetapkan struktur tata kelola
dari proyek secara eksplisit berikut menyatakan tujuan dari proyek yaitu
pengembangan sebuah sistem operasi bebas. [4] Ohloh memperkirakan basiskode (54
juta baris kode), menggunakan model COCOMO, akan berkisar antara USD 1 miliar.[5]
Fitur
Banyak distribusi linux lainnya berbasiskan Debian, antara lain: Ubuntu, MEPIS, Dreamlinux, Damn Small Linux, Xandros,Knoppix, BackTrack, Linspire, dan edisi Debian dari Linux Mint.[6]
Debian dikenal karena pilihannya yang beragam. Rilis stabil saat ini memuat
lebih dari 29000 paket perangkat lunak[7] untuk 9 arsitektur komputer. Debian
menggunakan kernel linux dan juga menggunakan 2 kernel FreeBSD (kfreebsd-i386
and kfreebsd-amd64). Arsitektur komputer ini mulai dari Intel/AMD 32-bit/X86-64bit yang umumnya ditemukan pada komputer
pribadi hingga arsitektur ARM yang umumnya ditemukan di sistem embedded dan server mainframe IBM zSeries. [8]
Fitur yang menonjol dari Debian adalah APT sistem pengaturan paket, repositori
dengan jumlah paket yang banyak, kebijakan paket yang ketat, dan kualitas rilis
yang terjaga. Praktik ini memungkinkan pemutakhiran yang sederhana antar rilis,
begitupun untuk penghapusan paket.
Standar instalasi Debian menggunakan GNOME desktop environment. Termasuk di dalamnya program OpenOffice.org, Iceweasel, Evolution, program penulisan CD/DVD, playermusik dan video, penyunting, PDF viewer. Selain itu terdapat juga CD dengan
program KDE, Xfce dan LXDE.[9]
CD sisanya, yang terbagi dalam 5 DVD atau 30 CD, memuat paket yang tersedia
dan tidak dibutuhkan untuk instalasi standar. Metode instalasi lainnya adalah
menggunakan CD net install yang ukurannya lebih kecil daripada CD/DVD instalasi
normal. Di dalamnya memuat paket minimum untuk memulai instalasi dan mengunduh
paket yang dipilih saat instalasi menggunakan APT. [10] CD/DVD tersebut dapat dengan bebas
diunduh melalui web, BitTorrent, jigdo, atau membelinya dari penjual.[11]
Sejarah
Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdock, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada
tanggal 16 Agustus 1993. Nama Debian berasal dari kombinasi nama Ian dengan
mantan-kekasihnya Debra Lynn: Deb dan Ian.
Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi SLS
(Softlanding Linux System). Namun, ia tidak puas dengan SLS yang telah dimodifikasi
olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem (distribusi
Linux) dari nol (Dalam hal ini, Patrick Volkerding juga berusaha memodifikasi
SLS. Ia berhasil dan distribusinya dikenal sebagai "Slackware").
Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x pada tahun
1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai pada tahun 1995.
Versi 1.x dimulai tahun 1996.
Ditahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai Pemimpin
Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler, berinisiatif
untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guidelines,
memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi debian. Dia
juga membentuk organisasi "Software in Public Interest" untuk
menaungi debian secara legal dan hukum.
Di akhir tahun 2000, proyek debian melakukan perubahan dalam archive dan
managemen rilis. Serta pada tahun yang sama para pengembang memulai konferensi
dan workshop tahunan "debconf".
Di April 8, 2007, Debian GNU/Linux 4.0 dirilis dengan nama kode
"Etch". Rilis versi terbaru Debian, 2009, diberi nama kode
"Lenny". deb adalah perpanjangan dari paket perangkat lunak Debian
format dan nama yang paling sering digunakan untuk paket-paket binari seperti
itu.
Paket debian adalah standar Unix pada arsip yang mencakup dua gzip, tar
bzipped atau lzmaed arsip: salah satu yang memegang kendali informasi dan lain
yang berisi data. Program kanonik untuk menangani paket-paket tersebut adalah
dpkg, paling sering melalui apt/aptitude.
Beberapa paket Debian inti tersedia sebagai udebs ("mikro deb"),
dan biasanya hanya digunakan untuk bootstrap instalasi Linux Debian. Meskipun
file tersebut menggunakan ekstensi nama file udeb, mereka mematuhi spesifikasi
struktur yang sama seperti biasa deb. Namun, tidak seperti rekan-rekan mereka
deb, hanya berisi paket-paket udeb fungsional penting file. Secara khusus, file
dokumentasi biasanya dihilangkan. udeb paket tidak dapat diinstal pada sistem
Debian standar.
Paket debian juga digunakan dalam distribusi berbasis pada Debian, seperti
Ubuntu dan lain-lain. Saat ini telah terdapat puluhan distribusi Linux yang
berbasis kepada debian, salah satu yang paling menonjol dan menjadi fenomena
adalah Ubuntu
Organisasi
Proyek Jaringan calas
Diagram struktur organisasi dari
proyek
Proyek Debian merupakan organisasi sukarela dengan tiga dokumen yang
menjadi fondasi:
·
Kontrak Sosial Debian (The Debian Social Contract) mendefinisikan kumpulan prinsip
dasar yang harus dipatuhi oleh proyek berikut para pengembangnya.[12]
·
Panduan Debian Perangkat Bebas (The Debian Free Software
Guidelines]] mendefinisikan kriteria untuk perangkat lunak bebas dan perangkat lunak yang diizinkan
dimuat dalam distribusi, seperti mengacu pada Kontrak Sosial. Panduan ini telah
diadopsi menjadi basis dari Definisi Perangkat Lunak Terbuka (Open Source Definition).
Walaupun bisa dianggap sebagai dokumen terpisah untuk berbagai tujuan, secara
formal merupakan bagian dari Kontrak Sosial.[12]
·
Konstitusi Debian menjelaskan struktur organisasi untuk pembuatan keputusan formal dalam
proyek dan menerangkan wewenang dan tanggung jawab dari Pemimpin Proyek Debian,
Sekretaris Proyek Debian dan Pengembang Debian pada umumnya.[4]
Pemimpin Proyek
Pemimpin Proyek Debian (The Debian Project Leader (DPL)) adalah orang-orang yang ada di depan
publik dan menjadi penentu arah dari proyek. [13] Proyek Debian telah memiliki
pemimpin sebagai berikut:[14]
·
Bruce Perens
(April 1996 – Desember 1997)
·
Ian Jackson
(Januari 1998 – Desember 1998)
·
Wichert
Akkerman (Januari 1999 – Maret 2001)
·
Ben Collins
(April 2001 – April 2002)
·
Bdale Garbee
(April 2002 – April 2003)
·
Martin
Michlmayr (March 2003 – March 2005)
·
Branden
Robinson (April 2005 – April 2006)
·
Anthony
Towns (April 2006 – April 2007)
·
Sam Hocevar
(April 2007 – April 2008)
·
Steve
McIntyre (April 2008 – April 2010)
·
Stefano
Zacchiroli (April 2010 – Sekarang)
Rilis
Pada Februari 2011, versi rilis stabil terakhir adalah
versi 6.0, dengan kode nama squeeze. Saat versi baru dirilis, versi stabil sebelumnya
yaitu versi 5.0 dengan kode nama lenny menjadioldstable
Sebagai tambahan, rilis stabil dengan pemutakhiran minor (disebut sebagai
titik rilis). Skema penomoran untk titik rilis hingga Debian 4.0 adalah
termasuk huruf r (untuk rilis) setelah nomor versi utama (misal: 4.0) diikuti
dengan nomor titik rilis; sebagai contoh, titik rilis terakhir dari versi 4.0
(etch) 8 Desember 2010 adalah 4.0.r9. Dari Debian 5.0 (lenny), skema penomoran
dari titik rilis telah berubah dan mengikuti standar penomoran versi GNU; jadi,
sebagai contoh, titik rilis pertama dari Debian 5.0 adalah 5.0.1 (bukan 5.0r1).
Tim keamanan Debian merilis pemutakhiran keamanan untuk rilis mayor stabil
terakhir, sama seperti dengan versi stabil sebelumnya, selama satu tahun. Versi
4.0 dirilis pada 8 April 2007, dan tim keamanan mendukung versi 3.1 hingga 31
Maret 2008. Untuk penggunaan pada umumnya, sangat direkomendasikan untuk
menjalankan sistem yang menerima pemutakhiran keamanan. Distribusi testing juga
menerima pemutakhiran keamanan, namun waktunya tidak se-teratur seperti versi
stabil.
Untuk Debian 6.0 (squueze) diumumkan seubah kebijakan pengembangan
berbasiskan waktu yaitu membekukan siklus dua tahun. Pembekuan berdasarkan
waktu dimaksudkan agar proyek Debian dapat mengakomodasi rilis berdasarkan
waktu dengan rilis berdasarkan fitur. Kebijakan pembekuan ini bertujuan agar
rilis dapat diprediksikan lebih baik oleh pengguna distribusi Debian, dan
memungkinkan pengembang Debian melakukan perencanaan jangka panjang yang lebih
baik. Pengembang Debian mengharapkan rilis setiap dua tahun akan memberikan
waktu yang lebih banyak untuk perubahan yang besar, mengurangi ketidaknyamanan
bagi para pengguna. Dengan memiliki waktu beku yang dapat diprediksi diharapkan
dapat mengurangi waktu beku secara keseluruhan. Siklus squeeze dibuat pendek
dengan tujuan untuk masuk ke siklus baru. Namun siklus beku pendek ini
diacuhkan.
Kode nama rilis Debian merupakan nama karakter dari film Toy Story. Distribusi unstable diberikan nama
Sid, sesuai dengan karakter emosinya yang tidak stabil, tetangga sebelah rumah
yang secara teratur menghancurkan mainan. Rilis setelah squeeze akan dinamakan
wheezy, nama pinguin mainan karet dalam Toy Story 2.
Debian telah mengeluarkan sebelas rilis stabil utama:
Sejarah Rilis
Warna
|
Arti
|
Merah
|
Rilis lama; tidak didukung lagi
|
Kuning
|
Rilis lama; masih didukung
|
Hijau
|
Rilis sekarang
|
Biru
|
Rilis mendatang
|
Versi
|
Nama
Sandi
|
Tanggal
Rilis
|
Arsitektur
Komputer
|
Paket
|
Dukungan
|
Catatan
|
1.1
|
buzz
|
17 Juni 1996
|
1
|
474
|
1996
|
|
1.2
|
rex
|
12 Desember 1996
|
1
|
848
|
1996
|
-
|
1.3
|
bo
|
5 Juni 1997
|
1
|
974
|
1997
|
-
|
2.0
|
hamm
|
24 Juli 1998
|
2
|
~ 1500
|
1998
|
|
2.1
|
slink
|
9 Maret 1999
|
4
|
~ 2250
|
2000-12
|
APT, arsitektur baru: alpha, sparc
|
2.2
|
potato
|
15 Agustus 2000
|
6
|
~ 3900
|
2003-04
|
Arsitektur baru: arm, powerpc
|
3.0
|
woody
|
19 Juli 2002
|
11
|
~ 8500
|
2006-08
|
Arsitektur baru: hppa, ia64, mips, mipsel, s390
|
3.1
|
sarge
|
6 Juni 2005
|
11
|
~ 15400
|
2008-04.
|
Modular installer, semi-official amd64 support
|
4.0
|
etch
|
8 April 2007
|
11
|
~ 18000
|
2009-4Q
|
|
5.0
|
lenny
|
14 Februari 2009
|
12
|
Ditentukan kemudian
|
||
squeeze
|
14 Februari 2009
|
9+2
|
≈ 29,000
|
Ditentukan kemudian
|
-
|
Karena kejadian yang melibatkan pemasok CD vendor yang mengeluarkan versi
tidak resmi berlabel rilis 1.0, maka rilis resmi 1.0 tidak pernah dibuat. Nama-nama sandi rilis Debian diambil
dari nama-nama karakter film Toy Story. Distro yang tidak stabil,
dinamakan Sid, yang dalam film tersebut adalah anak tetangga yang mempunyai
emosi tidak stabil dan suka menghancurkan mainannya.
Debian di
Indonesia
Sama seperti sistem operasi F/OSS (Free/Open Source Software) lainnya, di
Indonesia perkembangan Debian berawal dari dunia kampus dengan memanfaatkan
jaringan internal kampus, tumbuh pengguna dan komunitas Debian Indonesia.


ConversionConversion EmoticonEmoticon